Badan Anggaran DPR Setujui Rancangan Anggaran RAPBN 2016

Badan Anggaran DPR Setujui Rancangan Anggaran RAPBN 2016

179
SHARE

Sembilan fraksi DPR, dalam rapat Badan Anggaran DPR, Kamis (29/10/15) malam, menyatakan persetujuannya untuk melanjutkan pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN 2016), ke Pembahasan Tingkat II. Direncanakan, RAPBN 2016 akan disahkan pada Rapat Paripurna, Jumat (30/10/15).

Dalam rapat dengan perwakilan Pemerintah, yakni Menteri Keuangan dan Menteri Hukum dan HAM, serta Gubernur BI itu, Fraksi Partai Gerindra menjadi satu-satunya fraksi yang menolak pembahasan RAPBN 2016 dibahas di tingkat I, walaupun Sembilan fraksi juga tetap memberikan catatannya. Rapat dipimpin oleh Ketua Banggar DPR, Ahmadi Noor Supit.

Dalam postur anggaran sementara itu, pendapatan negara dan hibah ditetapkan sebesar Rp 1.822 triliun. Angka ini diperoleh melalui penerimaan pajak Rp 1.546 triliun, penerimaan negara bukan pajakn (PNBP) Rp 273 triliun, dan penerimaan hibah Rp 2 triliun.

Adapun dari sisi belanja, dipatok sebesar Rp 2.095 triliun. Belanja ini terdiri dari belanja Pemerintah Pusat sebesar Rp 1.325 triliun dan transfer ke daerah serta dana desa Rp 770 triliun. Dengan begitu, defisit anggaran pada RAPBN 2016 sebesar Rp 273 triliun.

Dalam rapat itu juga disepakati asumsi makro RAPBN 2016, diantaranya pertumbuhan ekonomi 5,3 persen, inflasi 4,7 persen, dan nilai tukar rupiah Rp 13.900 dolar per dolar AS, SPN 3 bulan 5,5 persen. Harga minyak mentah dunia (ICP) 50 per dolar AS, lifting minya disepakati 830 ribu barel per hari, dan lifting gas 1,155 barel per hari.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY