Dampak Pertumbuhan E-Commerce Terhadap Usaha Pengiriman Barang

Dampak Pertumbuhan E-Commerce Terhadap Usaha Pengiriman Barang

382
SHARE

Sebuah fenomena baru di industri e-commerce lokal kini makin sering saya temui. Sebagai konsumen yang cukup rutin berbelanja online, belakangan ini saya lebih sering kecewa terhadap jasa layanan pengiriman barang ketimbang situs e-commercenya sendiri. Hal ini mungkin sangat bertolak belakang dibandingkan 2 tahun lalu dimana situs e-commerce masih baru bertumbuh dibarengi industri logistik yang sudah cukup mapan. Kini, situs e-commerce sudah berkembang sangat pesat, namun gagal diikuti oleh penyedia layanan logistik yang tidak mampu mengimbangi pertumbuhan tersebut.

Masalah-masalah terutama keterlambatan pengiriman, kesalahan pengiriman, kerusakan saat pengiriman makin menjadi hal yang kerap terjadi belakangan ini. Sebuah isu yang saya pikir sangat mendasar dalam proses e-commerce terutama di Indonesia. Salah satu premis awal dari layanan e-commerce adalah karena keterbatasan geografis dari Indonesia, dan juga keterbatasan infrastruktur yang menyulitkan konsumen untuk berpindah dari titik satu ke titik lainnya. E-commerce masuk menjadi penyelamat bagi konsumen yang kini tidak harus macet-macetan untuk membeli kebutuhan.

Namun dengan adanya isu logistik, premis e-commerce tersebut menjadi hilang maknanya.

Isu skalabilitas sepertinya menjadi penyebab utama mengapa layanan logistik di Indonesia tidak bisa mengimbangi penambahan volume pengiriman barang yang datang dari situs-situs e-commerce. Jika ditanya, hampir semua pemain industri logistik sadar betul pertumbuhan bisnis e-commerce memiliki dampak serius terhadap bisnis logistik di Indonesia, namun uniknya hampir tidak ada satupun dari perusahaan tersebut yang memiliki layanan yang dikhususkan untuk layanan e-commerce.

Seperti apa layanan khusus e-commerce yang saya maksud? Tengok saja layanan-layanan logistik luar negeri yang juga ada di Indonesia, hampir semua memiliki produk atau layanankhusus e-commerce. Sebenarnya layanan-layanan ini tidak jauh beda dengan layanan logistik biasa, namun ini menunjukkan bahwa pemain-pemain besar ini serius membantu bisnis e-commerce mulai dari skala rumahan hingga yang memiliki gudang raksasa, yang secara langsung mempengaruhi bisnis logistik mereka.

3 COMMENTS

LEAVE A REPLY