Sejarah Kawasan Kalijodo

Sejarah Kawasan Kalijodo

250
SHARE

kawasan kaliijodo merupakan kawasan di Jakarta Utara, terkenal sebagai lokalisasi tertua di abad ke 17. Kawasan 800 meter ini mempunyai 50 kafe dan dihuni oleh 3000 Jiwa. Pada abad ke 17, Kaliijodo merupakan salah satu pusat perdagangan Batavia. Kawasan Kallijodo mulai mengalami perubahan kultur ketika saudagar dari cina yang ingin berdagang mendatangi kawasan tersebut. Berjudi dan meminum minuman keras menjadi salah satu kegiatan yang umum. Sekarang kawasan Kaliijodo menjadi tempat rekreasi para malam hari yang mengangkut kultur-kultur tersebut. Pemprov DKI mempunyai rencana untuk membubarkan kawasan Kaliijodo, dengan cara menggusur dan merubah kawasan ini menjadi ruang terbuka hijau. Dayang Aziz (warga Kaliijodo), setuju dengan recana tersebut tetapi Ia lebih mempertanyakan reaksi masyarakat Kaliijodo terhadap rencana tersebut. Dayang Aziz mengatakan, “Mengapa Taman anggrek dan teluk intan tidak digusur juga, padahal kawasan-kawsan tersebut mempunyai status yang sama dengan Kaliijodo”. Dayang Aziz tidak setuju dengan rencana ini bila hanya Kaliijodo yang akan dibubarkan. Recana Pembubaran ini sudah di sosialasikan pada tanggal 12 Febuari 2016.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY